Banyumas Raya

GP Ansor: Rumah Pemuda Mandiri

34
×

GP Ansor: Rumah Pemuda Mandiri

Sebarkan artikel ini
GP Ansor: Rumah Pemuda Mandiri Admin
Ketua PC GP Ansor Banyumas, Moh Luqman MM.

PURWOKERTO, bandafo.cm – Dalam keluarga NU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor memiliki daya tarik tersendiri. Seperti sudah lazim dalam pengetahuan publik, GP Ansor memiliki Banser yang menyedot perhatian dan mendapat simpati publik. Di Banyumas, kaderisasi dalam tubuh Ansor-Banser juga berjalan begitu baik dan dinamis.

“Alhamdulillah keberadaan Ansor-Banser di Banyumas diterima dengan baik. Jumlah kader terus bertambah signifikan, sekurangnya sejak 2017/2018 hingga sekarang sampai total kader sekitar 6.000 orang,” kata Ketua PC GP Ansor Banyumas, Moh Luqman.

Gus Luqman, sapaan akrab ketua PC GP Ansor Banyumas, menyebut pemuda saat ini memiliki peran strategis di Indonesia. Tidak terkecuali Banyumas. Sehingga, keberadaan organisasi kepemudaan sepeprti GP ansor sangat diperlukan sebagai ‘Rumah Pemuda Mandiri’.

“Pemuda zaman sekarang kan lebih identik karakter mandiri. Mandiri ekonomi, mandiri berfikir, dan mandiri gagasan. Kreatif, luwes dengan perkembangan zaman. Maka, GP Ansor memainkan peran sebagai rumah pemuda mandiri, tempat berekspresi dan berkreasi,” paparnya.

Apresiasi, kata Gus Luqman, misalnya datang dari Bupati Banyumas Achmad Husein. Misalnya, pada peran GP Ansor-Banser dalam aktifitas kebencanaan hingga kampanye untuk melawan covid-19 pada era pandemi seperti sekarang. Dalam keseharian, karakter dasar Ansor-banser disiapkan menjadi pribadi adaptif dimanapun berada.

Dengan proses kaderisasi yang terencana, GP Ansor mampu mengantarkan pemuda Indonesia menjadi pribadi yang mandiri. Baik mandiri pemikiran, ideologi, hingga mandiri ekonomi dan gagasan. Secara spesifik, peran penting generasi muda Ansor Banser begitu penting baik bagi NU maupun bangsa Indonesia.

“Ansor membuka pintu bagi pemuda dari beragam latar belakang. Berproses bersama dalam organisasi. Outputnya adalah pemuda mandiri dengan komitmen kuat terhadap ideologi Ahlussunah wal jamaah an Nahdliyyah dalam bingkai NKRI,” tegas Luqman.