Banyumas Raya

MTs Miftahul Huda Rawalo Syukuran Program Tahfidz

38
×

MTs Miftahul Huda Rawalo Syukuran Program Tahfidz

Sebarkan artikel ini
MTs Miftahul Huda Rawalo adakan syukuran program tahfidz

RAWALO, Bandafo.comMTs Miftahul Huda, Pesawahan, Rawalo, Banyumas menggelar pelepasan siswa kelas 9, Kamis (27/5/2021). Acara yang dihadiri Kepala Kantor Kemenag Banyumas H Akhsin Aedi itu sekaligus menjadi ajang syukuran program tahfidz yang meluluskan 1 siswa hafal 30 juz (hafidzoh).

“Alhamdulillah total ada 14 siswa dengan perolehan hafalan beragam, antara tiga, lima atau tujuh juz. Tahfidzul Qur’an merupakan salah satu program unggulan yang sangat diminati,” kata Kepala MTs Miftahul Huda, H Khanan Masykur.

Gus Khanan, sapaan akrab H Khanan Masykur menambahkan, siswa yang berhasil hafal 30 juz atas nama Wahda Lathifa Zalfa binti Muslikhin, Banjarparakan. Adapun total siswa kelas 9 sebanyak 152 anak. Secara internal, target tahfidz sendiri selama MTs adalah 7 juz.

“Selain tahfidz, kami juga punya program unggulan tafaqquh fiddin, platinum dan excellent. Semua disiapkan sesuai minat bakat siswa dan dorongan orang tua,” kata Gus Khanan yang juga tokoh Nahdlatul Ulama Banyumas tersebut.

H Akhsin Aedi memberi apresiasi tinggi atas penyelenggaraan pendidikan di MTs Miftahul Huda, Rawalo tersebut. Menurutnya, cikal bakal pesantren Miftahul Huda yang dirintis dan dibesarkan Almaghfurlah Mbah Kyai Zaeni Ilyas begitu istimewa.

Baca Juga : ISTIMEWA! Syaikh Ahmad al Misry Kunjungi Ponpes El Madani Rawalo

“Saya ada acara lain, tapi memilih sowan ke Miftahul Huda. berharap barokahnya Al Qur’an dan Mbah Zaeni serta muasis pesantren lainnya,” kata Akhsin yang hadir didampingi H Edi Sungkowo, Kasi Penma.

Kepada wali santri dan santri, Akhsin berpesan supaya terus giat belajar. Melanjutkan hafalan bagi yang belum selesai dan bersungguh-sungguh belajar. Akhsin tampak larut dalam suasana haru menyaksikan santri penuh prestasi.

KH Drs Nasrullah mewakili Keluarga Pengasuh Ponpes Miftahul Huda memberi semangat, bahwa program tahfidz ini tidak sembarangan. ‘Ngapalna Qur’an’, kata Kyai Nasrulloh itu berat, tapi bisa ringan kalau dibekali doa yang kuat. Kepada jajaran MTs juga diminta lebih sinergis sehingga seluruh program bisa berjalan maksimal.

Kontributor : Naili Rahmawati

Tinggalkan Balasan