Banyumas Raya

Kasus Covid-19 Melonjak, Perhatikan Tausiyah MUI Jateng Ini

33
×

Kasus Covid-19 Melonjak, Perhatikan Tausiyah MUI Jateng Ini

Sebarkan artikel ini
Kasus Covid-19 Melonjak, Perhatikan Tausiyah MUI Jateng Ini Admin

PURWOKERTO, Bandafo.com – Setelah lima pekan pasca liburan Idul Fitri 1442 H, terjadi trend kenaikan kasus Covid-19 di beberapa daerah di wilayah Jawa Tengah yang mengakibatkan daya tampung sejumlah rumah sakit sangat tinggi. Tenaga Kesehatan juga kewalahan untuk merawat banyaknya pasien Covid-19.

Munculnya varian baru Covid-19 yang lebih mudah menular dan sangat berbahaya untuk masyarakat, serta banyak klaster-klaster baru yang berkaitan dengan kegiatan sosial keagamaan, juga maraknya berita hoaks tentang tidak percaya adanya Covid-19 atau menganggap Covid-19 adalah rekayasa. Hal tersebut menyebabkan sebagian masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan.

Untuk menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengeluarkan tausiyah tentang kewaspadaan umat Islam dalam menghadapi lonjakan penyebaran Covid-19 varian baru dengan nomor: 03/DP-P.XIII/T/VI/2021 yang berisi sebagai berikut :

1. Menghimbau kepada umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, dengan memperbanyak ibadah, sedekah, beristighfar, bertaubat dan berdoa agar Allah SWT senantiasa melindungi kita dari marabahaya dan menghilangkan pandemi Covid-19.

2. Menghimbau kepada umat Islam untuk selalu membaca qunut nazilah setiap shalat fardhu.

3. Mengajak kepada para pengasuh pondok pesantren, kepala sekolah/madrasah, guru, khotib, penceramah, dan tokoh-tokoh umat Islam agar dalam ceramah atau pengajiannya selalu menyisipkan pesan agar agar umat Islam selalu menjaga protokol kesehatan dengan disiplin mengingat semakin tinggi lonjakan kasus Covid-19.

4. Pengelola masjid dan mushalla wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

5. Mendorong pemerintah untuk lebih tegas dalam kebijakan PPKM termasuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di mall, pasar, tempat wisata, kantor dan tempat-tempat lain yang menyebabkan kerumunan.(*)

Tinggalkan Balasan