Banyumas Raya

Apel 1.000 Kader, Ansor Tegaskan Lawan Terorisme

27
×

Apel 1.000 Kader, Ansor Tegaskan Lawan Terorisme

Sebarkan artikel ini
ANSOR SEMARANG
Ketua PW Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Aly menjadi inspektur upacara Apel Kebangsaan Vitrual 1.000 Kader se-Kota Semarang. Dia didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), Sekda Iswar Aminuddin, Wakapolrestabes AKBP IGA Perbawa Nugraha dan Kodim 0733/BS Semarang. (foto : istimewa)

SEMARANG, Bandafo.com – Gerakan Pemuda Ansor dan Banser (Barisan Ansor Serbaguna) menegaskan akan berada di barisan paling depan melawan terorisme dan radikalisme. Ansor akan berada paling depan manakala ada yang mencoba menggangu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Jateng Sholahuddin Aly saat menjadi inspektur upacara (irup) Apel Kebangsaan Virtual 1.00 kader, Jumat (9/4/2021).

Sholahuddin Aly didampingi Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak, Sekda Iswar Aminuddin, Wakapolrestabes AKBP IGA Perbawa Nugraha dan Kapten Taufiq mewakili Kodim 0733/BS Semarang, Ketua PCNU KH Anasom dan Wakil Ketua PCNU Agus Fathuddin Yusuf.

Upacara dipusatkan di Situasion Room, Kompleks Balai Kota Jalan Pemuda Semarang. Peserta apel tersebar di 20 titik dari 16 Kecamatan se-Kota Semarang. Melalui sambungan kamera jarak jauh, para komandan pasukan di tiap kecamatan menyampaikan laporan kesiapan acara tersebut.

Sholahuddin Aly mengatakan, peristiwa peledakan bom bunuh diri di halaman Katedral Makassar dan masuknya seorang perempuan ke Mabes Polri merupakan sinyal untuk menyampaikan pesan kepada bangsa Indonesia bahwa mereka masih ada.

“Teroris dan radikalisme bisa menyasar siapa saja tidak pandang agama, suku dan bangsa. Makanya kita bangsa Indonesia khususnya kader Ansor dan Banser jangan lengah sedikitpun untuk menghadapi mereka,” tegas Gus Sholah.

Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang memiliki tugas yang cukup berat dalam mengantisipasi serta mencegah tindak radikalisme terorisme. Menurutnya, tugas berat itu disebabkan Kota Semarang merupakan wilayah perkotaan/urban, di mana penyebaran ideologi radikalisme akan lebih subur.

Wali Kota Hendrar Prihadi dalam sambutan dibacakan Hevearita Gunaryanti Rahayu Prihadi menegaskan komitmen dirinya bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang untuk memerangi radikalisme dan terorisme. Dia menyampaikan masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini salah satunya soal radikalisme yang juga ingin mengubah ideologi negara.

Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Kota Semarang Rahul Saiful Bahri menjelaskan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Ansor ke-87 pada 24 April mendatang.